As I Am

Dream Theater - As I Am

Don't
Tell me what's in
Tell me how to write
Don't tell me how to win
This fight
Isn't your life
It isn't your right
To take the only thing that's
Mine

Proven over time
It's over your head
Don't try to read between the
Lines
Are clearly defined
Never lose sight of
Something you believe in

Takin' in the view from the outside
Feeling like the underdog
Watching through the window I'm on the outside
Living like the underdog

I've been trying to justify you
In the end I will just defy you

To those who understand, I extend my hand
To the doubtful I demand, take me as I am
Not under your command, I know where I stand
I won't change to fit your plan, Take me as I am

As I am

Still
Running uphill
Swimming against the current
I wish I weren't so
Fucked
Feels like I'm stuck
Lost in a sea of mediocrity

''Slow down,
You're thinking too much
Where is your soul?''
You cannot touch
The way I
Play
Or tell me what to say
You're in the way
Of all that I believe in

Takin' in the view from the outside
Feeling like the underdog
Watching through the window I'm on the outside
Living like the underdog
I've been wasting my breath on you
Open minds will descend upon you

To those who understand, I extend my hand
To the doubtful I demand, take me as I am
Not under your command, I know where I stand
I won't change to fit your plan, take me as I am

FPI vs Playboy

Ini obrolan waktu ngopi ma temen :

        Sungguh lucu, ketika FPI berusaha ngotot untuk menutup penerbitan majalah PlayBoy Indonesia. Ko, yang digugatnya malah pemimpin redaksinya, bahkan pengecer pun diobrak-abrik, kan Itu TOLOL. Kalo emang mau menggugat seharusnya instansi yang mengeluarkan izin penerbitan majalah itu lah. Kalo pemimpin redaksi bersalah mungkin majalah itu dilarang terbit, tapi nanti bakal ada majalah-majalah lain yang sejenis misalnya PlayMan, PlayGirl, atau play-play lainnya.

Apa hanya karena majalah itu mengadopsi dari Amerika?

Padahal masih banyak koran, Tabloid, atau majalah dalam Negeri yang tidak berbeda dengan majalah Playboy. Kenapa yang buatan dalam negeri dibiarkan saja ???! (Lokal gitu lho... hehe)

hehehe.... Sungguh Lucu.

Indonesia ... Negeri penuh hiburan. :)



Tuhan Ada di mana-mana ...

Ya... Tuhan Ada dimana-mana.

       Kalo di zaman sekarang kaya gini masih ada orang yang mencari-cari Tuhan kayanya ga akan sulit. Liat aja peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita sekarang -sekarang.

  • Ketika seorang membunuh seorang yang lain hanya karena suatu kesalahan yang tidak seberapa. Dorrr ... one man dead. Ya itulah TUHAN... ia sedang berperan sebagai Al Mumiitu (Yang Mematikan) atau Al Muntaqim (Yang Menyiksa).
  • Ketika seorang berpendapat bahwa dirinya paling benar atau mengklaim orang lain salah. Ya  itulah TUHAN ... Ia sedang memakai topeng Al Haqq (Yang Benar).

dan masih banyak lagi.

so, buat kamu yang masih nyari-nyari Tuhan. Ga Sulit Kok ??

Tenang aja Tuhan Ada di Mana-mana.

=))

The Similarity of Playing

Homo Ludens... Manusia adalah makhluk yang bermain. Begitulah istilah yang diberikan oleh Johan Huizinga tentang manusia. Menurut saya terdapat dua hal yang berbeda yang merujuk pada perilaku manusia.

  • Bermain

Inilah kegiatan manusia yang memiliki landasan bertindak dan bertugas sesuai dengan petunjuk atau pedoman tertentu seperti norma, etika, atau agama. Seperti halnya kalau kita main futsal ada posisi striker, tugasnya adalah mencetak gol. playmaker tugasnya mengatur serangan, dan seterusnya.

  • main-main

Yang satu ini, adalah perilaku manusia yang tidak terikat atau mengikatkan diri pada kaidah atau apapun lah. menimbulkan kesan tidak serius atau becanda. Ya have fun aja... Dalam arti yang lain, berarti tindakan manusia hanya berlalu tanpa makna.
Kedua hal itu bisa berlangsung bersamaan atau bahkan menjadi bias dalam kenyataannya, tergantung sampai sejauh mana kita memahami hal tersebut.

Dengan perilaku manusia ini, kehidupan menjadi seperti sebuah panggung sandiwara (begitulah klo kata Achmad Albar ...hehe), ada yang menjalani peran dengan semestinya, ada juga pemeran yang ga jelas (ada atau tidaknya orang seperti ini tidak memberi pengaruh terhadap jalanya sandiwara, bahkan ia sendiri tidak tahu kenapa ia berada di panggung).

Atau kalo dari mp3 yang sering saya dengerin We All Need Some Light disebutkan : Man It's All just A Circuss. Ya... Sungguh menghibur. Saya sering ketawa kalo lihat perilaku manusia zaman sekarang apalagi kalo nonton televisi (kegiatan sehabis wisuda) banyak tontonan yang menghibur mulai dari pejabat, artis, dan yang lainnya. Aneh dan lucu ... :D

Yah ... Mungkin hidup emang begitu. Hidup Adalah darma wisata (hehe...)

atau kalo menurut Allah SWT

"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau semata ... " (Q.S Muhammad 47:36)

Wallahu 'Alam

Transatlantic - We All Need Some Light

Transatlantic - We All Need Some Light

Some people think
Think they have none
They might as well stay down
Running in circles
Like bulls in a ring
'Til the sword finds it's way down

While the creep beats the rap on appeal
And the cop who can't stop
Shows the kids how to steal

[CHORUS]
And we all need some light now
We all need some light now
Yes, we all need some light now
Turn on your light
And wash the darkness away

Hey you on the brink
Waiting to fall
To become human surplus
The movie's still shooting
You might still get the roll
And man it's all just a circus

But the clown left town long ago
Maybe he'll come back and give us a show

[CHORUS]
And we all need some light now
We all need some light now
Yes, we all need some light now
Turn on your light and wash the darkness away

[SOLO]

[CHORUS to end]

Oh Lord

You don't have to move that mountain
Just help me Lord to climb it
You don't have to move that stumblin' block
Just show me the way around it

Go Blog

Saatnya untuk Nge-Blog ...

Wellcome to wadux worlds